224.

Gama menjemput Aletta di rumahnya dan ia bertemu dengan Bunda Aletta.

Bunda Aletta menyambut Gama dengan ramah dan menyuruh Gama untuk duduk di ruang tamu terlebih dahulu karena Aletta yang masih bersiap-siap di kamarnya.

Ternyata ini adalah pertemuan keduanya dengan Bunda Aletta, karena sebelumnya Gama pernah bertemu dengan Bunda Aletta ketika ia hendak menjemput Aletta.

Aletta datang dengan outfitnya yang simple. Hanya memakai kaus dan dibalut dengan sweater berwarna cream.

“Saya izin ajak keluar Alettanya ya, tante.” Izin Gama pada Bunda Aletta sebelum ia pergi.

Bundanya mengangguk mengizinkan, kemudian tersenyum, “panggilnya bunda aja.”

Gama membalas senyumannya, “iya, bunda.”

Aletta yang melihat interaksi itu hanya tersenyum gemas, sebelum ia juga izin pada bundanya.

“Aku berangkat ya, bunda,” ujar Aletta yang langsung mencium kedua pipi milik bundanya.

Bundanya itu berkali-kali memupuk puncak kepala Aletta dan mereka terus bergurau sampai tak sadar bahwa mereka sudah di depan pintu.

Gama yang melihat itu hanya tersenyum. Indah sekali hubungan keluarganya.